+6281297971434 info@webdesainid.net
Tips Membuat Tampilan Desain Website Responsive

image source : www.danielemolinari.it

Tips Membuat Website Yang Responsive

Semakin berkembang dan canggihnya teknologi dan sarana pendukungnya, membuat banyak perubahan dan pergeseran dalam perilaku manusia. Dahulu, kita menggunakan komputer desktop dan laptop untuk dapat mengakses internet. Sekarang dengan menjamurnya telepon selular cerdas dan tablet, menciptakan kebiasaan baru, yaitu browsing internet  secara mobile, menggunakan handphone dan tablet.

Website Responsive lalu menjadi sebuah tuntutan. Agar pengunjung website dapat dengan nyaman berjelajah dalam website yang kita hadirkan, baik jika mereka mengaksesnya melalui desktop ataupun mobile. Tidak bisa dipungkiri, bahwa desain website yang responsive bisa disebut sebagai masa depan website.

Tips Membuat Website Yang Responsive

Sebenarnya, apa itu website responsive? Desain Website Yang Responsive adalah sebuah metode desain website yang memfokuskan kepada penyediaan user experience yang optimal pada sebuah situs. Perancang dan pengembang website responsive sengaja membuat tampilan website yang dapat re-size dan re-display secara otomatis. Sehingga tampilan dari struktur, elemen dan sistem navigasi website buatan mereka, dapat dengan otomatis menyesuaikan tampilan di berbagai perangkat.

Untuk lebih mudah dipahami, sebuah website itu dapat dikatakan responsif jika dibuka pada desktop, smart-phone dan tablet yang memiliki lebar layar dan resolusi berbeda akan tetap nyaman untuk digunakan. Dibuka dalam perangkat apapun, tampilannya tetap bagus dan sistem navigasinya berjalan dengan baik.

Dan inilah, beberapa Tips untuk Membuat Website yang Responsive :

1. Konten Website

Apapun metode yang Anda gunakan, apakah itu mobile-first ataupun desktop-first, yang paling utama dan penting untuk diingat adalah konten. Karena kontenlah yang akan mendorong struktur dan organisasi sebuah rancangan website.

2. Bandwidth

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah ukuran bandwidth. Dalam pembuatan desain website responsif kita harus memikirkan bagaimana pengoptimalan penggunaan bandwidth. Karena hal ini berhubungan erat dengan optimasi tampilan website. Pertimbangkan dalam penggunaan file kecil pada gambar, optimasi file javascript dan css agar dapat ter-compress.

3. Kategori Perangkat

Buat kategori perangkat sasaran untuk menampilkan display website. Tak dapat dipungkiri, bahwa ada tiga perangkat yang paling dominan, yaitu adalah layar PC, Tablet dan Smart-Phone. Tetapi harus kita sadari, bahwa perkembangan teknologi juga menciptakan perangkat lain yang harus dipertimbangkan seperti ebook reader, smart-watch, netbook, notebook, wide-screen, dan lain sebagainya yang dapat digunakan untuk mengakses website Anda.

4. Typography

Gunakanlah jenis huruf yang baik pada website Anda. Pertimbangkan besar file dari font yang akan diunggah. Perhatikan juga pada ukuran font, jika konten tulisan pada website Anda dibuka pada layar yang kecil. Pilihlah jenis huruf yang mudah dibaca dan nyaman untuk dilihat pada berbagai ukuran layar.

5. Retina Display

Point yang juga dirasa penting untuk diperhatikan dalam membuat website responsif, adalah tentang retina display. Tampilan ini menggunakan kerapat pixel yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan untuk dapat menampilkan gambar dengan lebih jelas, lebih halus, dan lebih baik. Pertimbangkan untuk selalu menyertakan gambar dalam resolusi yang lebih tinggi pada tampilan website, karena hanya gambar-gambar inilah yang dapat tertampil ketika user menggunakan perangkat yang disertai fitur retina display.

Desain website yang responsive bukanlah semata-mata yang terlihat keren di berbagai perangkat. Tetapi agar membuat dan menyajikan pengalaman yang benar-benar responsif bagi pengunjung. Selamat mencoba tipsnya, semoga berguna 🙂

 

Shares

Pin It on Pinterest

Share This